Jangan Pernah Kehilangan Tujuan

Jangan menyerah, karena Anda tidak pernah tahu bahwa tujuan Anda sudah dekat...

28 Mei 2021 - 17:33
Jangan Pernah Kehilangan Tujuan

Kupu-kupu yang lucu
Ke mana engkau terbang
Hilir mudik mencari
Bunga-bunga yang kembang

Berayun-ayun
Pada tangkai yang lemah
Tidakkah sayapmu
Merasa lelah?

Cuplikan lagu anak-anak yang diciptakan oleh ibu Sud puluhan tahun yang lampau.

Mengisahkan seekor kupu-kupu yang memiliki tujuan dalam hidupnya.

Tidak mengenal lelah, terus berkeliling mencari sari bunga.

Bagaimana dengan Anda?

Mengapa hidup Anda terasa kosong dan tidak bergairah?

Mengapa hari-hari Anda berlalu dengan sia-sia?

Mengapa nasib Anda tidak pernah berubah?

Mungkin Anda tidak memiliki tujuan hidup lagi.

Barangkali Anda sudah kehilangan tujuan.

Jika itu yang Anda alami saat ini, sangat berbahaya.

Anda akan kelelahan menjalani hidup ini.

Anda akan kehabisan energi.

Anda akan lumpuh sebelum waktunya.

Simak sejenak kisah nyata Florence Chadwick berikut ini:

Ia adalah perenang wanita yang berambisi menyeberangi selat Catalina sejauh 26 mil.

Tampak hamparan es dan kabut yang begitu tebal saat ia memulai perjuangannya hari itu.

Setelah 16 jam bernang, ia menatap ke depan, namun ia hanya melihat kabut tebal.

Ia tidak bisa melihat daratan, sehingga akhirnya ia memutuskan untuk menyerah, ia tidak melanjutkan tujuannya untuk bisa menyeberangi selat itu.

Florence tidak pernah mengira jika di balik kabut itu, daratan yang menjadi tujuannya hanya tinggal setengah mil lagi, sekitar 800 meter.

16 jam kuat berenang, tinggal 30 menit lagi sudah sampai di tujuan, menyerah!

Belakangan ia begitu menyesal karena menyerah justru di saat ia hampir berhasil.

Florence menyerah bukan karena dinginnya air laut.

Florence menyerah juga bukan karena kelelahan.

Florence menyerah karena ia merasa kehilangan tujuannya.

Di mana posisi Anda saat ini?

Masih jauh dari tujuan hidup Anda?

Awas! Jangan ulangi kesalahan Florence, perhatikan baik-baik, jangan sampai Anda kehilangan tujuan, Anda akan menyesal.

Renungkan dan jadilah bijak.

 
KIKANATUR.com bukan pemilik artikel ini, artikel ini didapat dari grup percakapan online. Jika Anda pemilik sah artikel ini dan keberatan ditayangkan di KIKANATUR.com, silahkan hubungi kami menggunakan formulir kontak (tujukan kepada Klaim Artikel), cantumkan URL artikel ini dan bukti yang menguatkan bahwa artikel ini milik Anda, kami akan menghapusnya dari KIKANATUR.com. Terima kasih.
500 | 0 | 6 | 0,00 / 0 | 0
Kirim ke teman Versi cetak Komentar
Penilaian Saya
Artikel Sebelumnya:
Artikel Selanjutnya: